Rabu, 18 Mei 2011

Apoteker dan Kesehatan Masyarakat

 HUBUNGAN YANG ERAT ANTARA APOTEKER DAN KESEHATAN MASYARAKAT

Tidak dipungkiri bahwa apoteker merupakan suatu profesi yang erat kaitannya dengan masyarakat. Kenapa??? Karena seorang apoteker harus mampu berinteraksi dengan baik, memberikan penjelasan yang lugas serta mampu mentransfer wawasan kepada masyarakat khususnya pasien perihal kesehatan, cara pengobatan, edukasi, penyuluhan dan informasi lainnya. Apalagi dengan adanya sistem Pharmaceutical Care yang sudah banyak diterapkan dalam lingkungan masyarakat oleh apoteker. Apoteker dituntut untuk berorientasi kepada pasien dan sebagai salah satu tenaga kesehatan, mempunyai peran yang cukup besar dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakaT

Lalu sebenarnya apa yang dimaksud dengan ilmu kesehatan masyarakat? Menurut Winslow, ilmu kesehatan masyarakat adalah suatu ilmu atau seni yang bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit, memperpanjang umur serta meningkatkan kesehatan fisik dan mental melalui usaha-usaha kesehatan masyarakat yang terorganisasi untuk mencapai suatu tujuan tertentu, salah satunya yaitu untuk memperbaiki kesehatan lingkungan.

Ada Apa dengan Profesi dan Komunikasi?

ANTARA PROFESI DAN KOMUNIKASI

Mungkin tidak sedikit dari kita yang dalam pikirannya sempat timbul pertanyaan mengenai hubungan antara komunikasi dan profesi. Profesi Apoteker yang kesehariannya bergelut dengan obat-obatan sepertinya tidak memiliki keterkaitan dengan komunikasi, kalaupun ada hanya terbatas pada penyampaian informasi obat kepada pasien yang seringkali hanya berjalan satu arah saja. Sebelum menuju pada kaitan antara komunikasi dan profesi, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu apa yang disebut dengan komunikasi.

Apa itu Komunikasi?

Minggu, 15 Mei 2011

BIOFARMASI salah satu parameter Kualitas Obat


Biofarmasetika berasal dari kata “bio” yang dari kata biologi berarti “in vivo” (dalam tubuh makhluk hidup) dan farmasetika berarti pembuatan obat. Jadi, biofarmasetika adalah ilmu yang mempelajari serta mengetahui perjalanan farmakokinetika obat-obatan yang dibuat oleh pabrik farmasi di dalam tubuh hewan/manusia dimana absorbs dan aktivitas terapeutik obat terjadi di dalam tubuh.

Tujuan mempelajari ilmu biofarmasetika adalah terciptanya produk-produk obat yang memenuhi parameter kulaitas antara lain efektif, aman dan berkualitas tinggi dalam pengobatan.

Tuntutan Pharmaceutical Care dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen

 Pharmaceutical Harus dan Penting Dilakukan !

Jika ditinjau dari UU perlindungan konsumen pharmaceutical care mutlak dilakukan karena konsumen sebagai pengguna barang dan jasa (khususnya obat dan pengobatan) memiliki hak mendapatkan pelayanan terbaik dan juga mendaptkan perlindungan dari hal-hal yang dapat merugikan pasien dalam hal ini contohnya medication error.

Dalam etika profesi farmasi, para farmasis mempunyai kewajiban untuk melindungi pasien dari kerugian akibat kecelakaan pemakaian obat yang merugikan. Pharmaceutical care adalah konsep yang melibatkan tanggung jawab farmasis yang dapat menjamin terapi optimal terhadap pasien secara individu sehingga pasien membaik dan kualitas hidupnya meningkat. Peran farmasis dalam pharmaceutical care di awal proses terapi adalah menilai kebutuhan pasien. Di tengah proses terapi, mereka memeriksa kembali semua informasi dan memilih solusi terbaik bagi DRP (Drug Related Problem) pasien. Di akhir proses terapi, mereka menilai hasil intervensi farmasis sehingga didapatkan hasil optimal dan kualitas hidup meningkat serta hasilnya memuaskan. Jika farmasis melaksanakan ini semua untuk kebutuhan pasien maka farmasis telah melindungi pasien sesuai UU perlindungan konsumen. 

Sabtu, 14 Mei 2011

Manajemen Farmasi = Kunci Kesuksesan Apoteker

Sahabat Dekat itulah yang Dinamakan Ilmu Manajerial 

Begitu mulai kuliah apoteker, ga Cuma belajar terapi, obat-obatan, harga obat, CPOB, 5GPs de el el, ada juga nih mata kuliah manajemen farmasi. Ngapain aja sih di kuliah yang punya sebutan manfar ini?
Sebelum melangkah lebih jauh kita cari tahu dulu tentang apotek yang tentunya ga pernah lepas dari apoteker. Kenapa? Jelas lah, soalnya di kata “apoteker” udah ada kata “apotek” *haalllaahhh.
“Tak kenal maka tak sayang” kata peribahasa begitu, nah tak kenal apotek maka tak sayang apotek. Bener ga tuh? 

Oke, dimulai dengan definisi apotek yang menurut Kepmenkes RI No. 1332/Menkes/SK/X/2002 tentang Perubahan Permenkes No. 922/Menkes/Per/X/1993 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Izin Apotik *fyuuhh panjang banget* pasal 1 ayat (a) :
“Apotek adalah suatu tempat tertentu, tempat dilakukan pekerjaan kefarmasian dan penyaluran perbekalan farmasi, perbekalan kesehatan lainnya kepada masyarakat.”

SAPA KOOR ANGKATAN


Assalamualaikum Wr.Wb.

            Puji syukur kehadirat Allah SWT atas selesainya blog ”apothecary of UNPAD” ini yang dibuat oleh mahasiswa program profesi apoteker gelombang II tahun 2010/2011. Blog ini dimaksudkan sebagai sarana berbagi informasi tentang dunia kefarmasian. Sebagai salah satu tenaga kesehatan, seorang apoteker dituntut untuk mengetahui dan menelaah informasi terkini mengenai kefarmasian (sebagai salah satu poin yg terdapat dalam seven star pharmacist yaitu, long life learner) yang nantinya dapat diaplikasikan guna meningkatkan kesehatan masyarakat.
Para pembaca Blog yang kami hormati, ke depan kami akan tetap mencoba memberikan penampilan yang lebih komprehensif, dan memberikan informasi-informasi yang terkini dan teraktual. Maka dari itu kami mengharapkan masukan, saran, dan kritikan yang bersifat membangun untuk lebih menyempurnakan blog ini. Akhir kata, saya ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam pembuatan blog ini.
Selamat menikmati... :D


Nandra Duandesa
Koordinator Angkatan Apoteker 2010/2011

SAPA HIMPUNAN

Pertama, tentu mari kita panjatkan rasa syukur kepada Allah SWT. Tiada daya dan kekuatan dalam menyelesaikan blog ini kecuali dari Dia yang Maha Kuasa. Blog ini merupakan sarana apoteker untuk mengekspresikan kreasi, pendapat, berbagi informasi dan cerita dengan orang lain di seluruh penjuru dunia. Sehingga diharapkan profesi apoteker lebih dikenal lagi di kalangan masyarakat.

Blog ini tentulah masih menyimpan kekurangan karena keterbatasan waktu dan informasi yang dimiliki. Namun, segala kekurangan tersebut adalah hal yang wajar sebagai tahapan awal untuk terus menuju kesempurnaan blog ini di kemudian hari.  

Saya ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung terhadap keberhasilan dari blog ini. Saya harapkan blog ini bisa bermanfaat bagi kita semua

 Ketua Himpunan Mahasiswa Apoteker
 Ginanjar Indra L.

No Apoteker No Service


No Farmasist No Eksis